Ubur-Ubur Danau Kakaban, Sang Primadona Kepulauan Derawan

Ubur-Ubur Danau Kakaban, Sang Primadona Kepulauan Derawan


Ubur-Ubur Danau Kakaban, Sang Primadona Kepulauan Derawan

Anda pasti tahu dengan yang namanya ubur-ubur, kan? Binatang air transparan yang bisa menyengat? Eit! Jangan salah sangka dulu. Anda bisa menemukan ubur-ubur Danau Kakaban yang tak akan menyengat Anda ketika berkunjung ke Pulau Kakaban, Kepulauan Derawan. Ubur-ubur di sini unik dan sangat istimewa!

Ubur-ubur di Danau Kakaban
Untuk Anda yang belum tahu, Danau Kakaban adalah danau yang terletak di Pulau Kakaban yang menurut cerita berasal dari karang yang sebelumnya berada di bawah laut namun terangkat ke atas hingga beberapa puluh meter. Danau ini berisi air laut yang terperangkap.

Dalam proses yang sangat panjang, ekosistem yang unik terbentuk di sini. Airnya jadi payau karena bercampur dengan air hujan dan ubur-ubur yang ikut terperangkap kehilangan kemampuan menyengatnya.

Untuk ubur-ubur yang ada di danau ini terdapat empat macam. Mereka adalah ubur-ubur bulan (Aurealia aurita) yang berukuran 5-50 cm. Ubur-ubur totol (Magtigias papua)  yang berukuran 1-20 cm, ubur-ubur kotak atau Tripedalia cysthopara yang hanya seukuran jari telunjuk dan terakhir ubur-ubur terbalik (Cassiopea ornata) yang berukuran 20 cm.

Ubur-ubur yang paling terkenal di Danau Kakaban ini adalah ubur-ubur terbalik. Itu karena ubur-ubur ini bisa diam di dasar danau dalam posisi terbalik dengan tentakel berada di posisi atas. Sangat berbeda dari jenis ubur-ubur lainnya yang ada di danau.

Untuk menemukan ubur-ubur tersebut dalam jumlah yang banyak, Anda harus berenang sedikit ke tengah. Itu disebabkan mereka selalu menjauh ketika ada keramaian. Jadi, jika ada manusia, mereka akan menghindar. Anda boleh memegang ubur-ubur ini, tapi jangan sampai memegang terlalu lama apalagi mengangkatnya. Mereka bisa mati.

Ada yang perlu Anda tahu tentang Danau ini, ya! Hanya ada dua danau di dunia yang punya ubur-ubur tidak menyengat. Pertama tentu saja di Pulau Kakaban, yang kedua ada di Kepulauan Micronesia atau lebih tepatnya di Palau. Tapi, Danau Kakaban memiliki 4 jenis ubur-ubur sedangkan di Palau hanya ada dua.

Baca juga:

    Akses dan Fasilitas

    Jika Anda ingin mengunjungi Pulau Kakaban, Anda harus naik speedboat sekitar 2-3 jam dari Pulau Maratua atau Pulau Derawan. Satu-satunya pintu masuk yang bisa diakses adalah di Dermaga Pulau Kakaban. Dari sana, Anda harus melanjutkan dengan jalan kaki beberapa ratus meter. Setelah 10-15 menit, barulah Anda akan bertemu dengan Danau Kakaban.

    Fasilitas yang disediakan di pulau ini cukup minim. Hanya ada 1 toilet di dekat pintu masuk pulau. Ruang ganti juga hanya ada satu dan itu ada di dekat danau. Jadi, Anda harus menyesuaikan diri sendiri, ya! Bawa makan juga sebelum ke sini. Siapa tahu Anda lapar tiba-tiba!

    Tertarik melihat ubur-ubur Danau Kakaban yang terkenal? Selain bisa melihat ubur-ubur dan berenang bersama mereka, di pulau ini Anda juga akan disuguhi hutan kecil yang tumbuh di atas karang. Paling penting, Anda tak perlu jauh-jauh ke Palau hanya untuk melihat ubur-ubur tanpa penyengat. Cukup ke Kakaban saja.

      Author: karim6000

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *