3 Alasan Handphone Kelas Mainstream Paling Banyak Diburu Pembeli

3 Alasan Handphone Kelas Mainstream Paling Banyak Diburu Pembeli
3 Alasan HandphoneKelas Mainstream Paling Banyak Diburu Pembeli
Kebutuhan kita terhadap handphone bukan lagi sebagai alat komunikasi, tapi untuk hiburan, prestige, serta alasan lainnya. Produsen handphone pun memproduksi sesuai kelasnya, dari entry level, mainstream, high end, sampai flagship. Dari keempat kelas tersebut, handphone mainstream paling banyak diminati pembeli. Apa alasannya? Berikut 3 di antaranya.
1. Harga yang Pas di Kantong
Harga handphonekelas mainstream atau middle level (kelas menengah) umumnya masih bisa dijangkau pelajar dan mahasiswa dengan menabung uang saku mereka selama sebulan. Sedangkan untuk karyawan, menyisihkan pengeluaran bulanan dari gaji selama sebulan pun sudah cukup untuk membeli handphone kelas menengah ini.
Selain itu, handphonekelas ini juga cocok untuk Anda yang ingin tampil stylish tanpa mahal. Jika ingin memilikinya, Anda hanya perlu menyisihkan uang bulanan di bawah Rp2 juta. Hal ini dikarenakan, harga yang dibanderol untuk handphone kelas mainstream ini ada pada kisaran Rp1-Rp2 juta saja.
2. Dukungan Fitur yang Handal
Fitur atau spesifikasi mumpuni inilah yang kerap dijadikan alasan pemburu handphone untuk membeli handphone mainstream.Terutama mereka yang membeli karena butuh, bukan untuk sekadar gaya-gayaan. Sesuai dengan kelasnya, spesifikasi menyertainya lebih tinggi dari entry level tapi lebih rendah dari high end dan flagship.
Akan tetapi, meski masih di bawah high end dan flagship, spesifikasi mainstreammasih memiliki fitur yang setara. Handphoneini umumnya sudah dilengkapi dengan desain metal yang elegan sekelas high end dan kualitas dual kamera tidak mengecewakan. Ukuran layar antara 4,5-5,5inci,
Tambahan lagi, ada fitur pengamanan berupa sensor sidik jari serta konektivitas 4G LTE yang sebelumnya hanya Anda temukan di handphone kelas atas. Fitur handal lainnya yang menyertai handphone kelas ini yaitu chipset yang powerful (mendukung untuk bermain game), efisiensi daya baterai lebih baik, serta RAM dan ruang penyimpanan yang memadai.
 3. Harga Jual Lagi Masih Tinggi
Alasan ketiga ini sering dipakai oleh pemburu handphone yang suka gonta-ganti gawai. Jika dijual kembali, harga handphonekelas lainnya sering ‘jatuh’ dan jauh berada di bawah harga beli. Nah, untuk gawai jenis middle level ini tidak berlaku.
Jadi, jika Anda membelinya seharga Rp1,3 juta, kemudian ingin menjualnya kembali setelah pemakaian kurang dari setahun, maka harganya masih pada kisaran di atas Rp1 juta. Beda halnya jika Anda membeli entry level, akan lebih murah lagi nilai jualnya. Sedangkan untuk high end dan flaghship, lebih baik tidak dijual karena bisa sangat merugi.


Handphone mainstream yang bisa Anda pilih yaitu adalah Samsung Galaxy (berbagai seri J), Xiaomi Redmi Note 4, dan Asus Zenfone 3 Max. Ada juga LG K10, Lenovo A7000 Plus, serta Polytron Zap 6 Note. Sebelum membelinya, sangat dianjurkan untuk Anda memeriksa spesifikasi masing-masing handphone tersebut agar sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Author: karim6000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *